Pertemuan stakeholders dalam program penanggulangan HIV-AIDS PKBI Kota Palangkaraya, Hotel Aquarius, Rabu, 16 Agustus 2023 Kalimantan Tengah.

Pertemuan stakeholders terkait dalam program penanggulangan HIV – AIDS PKBI Kota Palangkaraya

Pertemuan stakeholders dalam program penanggulangan HIV-AIDS PKBI Kota Palangkaraya, Hotel Aquarius, Rabu, 16 Agustus 2023 Kalimantan Tengah.
Pertemuan stakeholders dalam program penanggulangan HIV-AIDS PKBI Kota Palangkaraya, Hotel Aquarius, Rabu, 16 Agustus 2023 Kalimantan Tengah.

Menindaklanjuti pertemuan Stakeholder sebelumnya yang pernah dilakukan pada tahun 2022 lalu, PKBI Kota Palangkaraya dengan keterdukungan dari Global Fund komponen HIV-AIDS kembali mengadakan pertemuan Stakeholder terkait setelah banyaknya kasus baru HIV yang ditemukan pada saat ini. Sama seperti pertemuan sebelumnya yang pernah diadakan, pertemuan kali ini menghadirkan lembaga/instansi terkait di antaranya Puskesmas yang sudah ada pelayanan PDP maupun yang belum, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Palangkaraya, KPA Kota Palangkaraya, penjangkau maupun pendamping lapangan, serta pada pertemuan kali ini PKBI Kota Palangkaraya menghadirkan perangkat Kecamatan yakni kelurahan. Dengan kehadiran dari kelurahan, diharapkan dapat membantu dan bekerja sama guna mempermudah tim penjangkau untuk melakukan tes dan screening HIV di tempat-tempat berisiko.

Pada pertemuan Stakeholder terkait ini dipandu langsung oleh ketua Yayasan Harapan Taheta (Bpk. Dedy) sekaligus memimpin jalannya diskusi. Mengawali diskusi, beliau menegaskan bahwa pada pertemuan kali ini beliau ingin meningkatkan kualitas pelayanan, penjangkauan, pengobatan, maupun pendampingan kepada pihak-pihak terkait. Dikutip dari laman situs MMC Provinsi Kalimantan Tengah, penemuan kasus baru di Kalteng pada Tahun 2021 melalui klinik KT (Konseling dan Tes) sebanyak 121 kasus, dan melalui klinik TIPK (Tes dan Inisiasi Petugas Kesehatan) sebanyak 143 kasus, sehingga jumlah kasus baru HIV/AIDS di Kalteng pada Tahun 2021 yaitu sebanyak 264. Pada periode Tahun 2022, penemuan kasus baru melalui layanan KT yaitu 215 kasus, dan melalui layanan TIPK sebanyak 172 kasus, sehingga total penemuan kasus baru Tahun 2022 yaitu sebanyak 387.

Tujuan pertemuan ini tidak lain dan tidak bukan untuk mengakhiri epidemi HIV-AIDS Three Zero (3.0) agar: Tidak ada temuan kasus baru, Tidak ada kematian AIDS, dan Tidak ada Stigma dan Diskriminasi. Oleh karena itu, kualitas pelayanan, penjangkauan, pengobatan, maupun pendampingan harus lebih ditingkatkan lagi agar kita semua bisa mengakhiri epidemi kasus HIV-AIDS.

Similar Posts