BAGI YHT, PUSKESMAS MENJADI LANGKAH MUDAH CEK DAN OBATI HIV

Akses ke fasilitas layanan kesehatan sangat diperlukan bagi lapisan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan dan perwatan yang optimal. Akses fasilitas bukan hanya berbicara jarak akan tetapi melingkupi akses kemudahan yang efektif dan efisien tanpa ada stigma dan Diskriminasi.

Mengawali tahun 2026 Yayasan Harapan Taheta (YHT) yang bergerak khusus kesehatan masyarakat Komunitas Marginal, melalukan silahturahmi di beberapa Puskesmas yang ada di Palangkaraya seperti Puskesmas Panarung, Menteng, Pahandut, Marina, dan Jekan Raya. Beberapa Puskesmas saat ini telah menjadi tempat Perawatan Dengan Pengobatan (PDP) bagi orang dengan HIV-AIDS dan juga menjadi tempat melakukan Tes HIV, IMS inisiatif Sukarela dengan Metode Utama menjaga kerahasiaan Pasien.

Dalam kunjungan tersebut selain memberikan beberapa Buku cetak brosur dan Standing Banner sebagai bagian dari promotive pengunjung Puskesmas, dilakukan juga diskusi singkat terkait perkembangan kasus HIV-AIDS, IMS dan pola perilaku Pasien tersebut. secara umum masih banyak pasien HIV yang belum memiliki kesadaran untuk meminum Obat padahal hal itu akan memperpanjang masa hidup  mereka dan termasuk memutus mata rantai penularan. Selain itu teryata masih banyak juga setiap orang yang memiliki factor risiko penularan HIV maupun IMS melalui Seks (Bebas) lebih dari 1 pasangan tidak untuk melakukan tes HIV. Sehingga kasus ini semakin massif di masyarakat. Mengetahui status HIV, IMS lebih awal akan memudahkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan serta memutus mata rantai penularan.

Salam Tanpa Stigma dan Diskriminasi

YHT

Similar Posts